Langsung ke konten utama

Analogi, Roda

Kehidupan yang di analogikan seperti sebuah roda yang berputar kemudian kita berada di salah satu sisi roda tersebut.

Terkadang kita berada di atas terkadang kita berada di bawah. Itu adalah hal yang wajar karena hampir setiap manusia mengalami demikian artinya tidak sepenuhnya dalam hidup seseorang selalu di rundung kesusahan tapi adakalanya juga berada dalam kebahagian dan sebaliknya.

Jika sudah mengerti demikian maka sekiranya perlu kita memiliki kemampuan dalam menyikapi kehidupan agar tak putus asa di saat terpuruk agar tidak terlalu berlebihan di saat dalam kondisi baik kecuali lebih meningkatkan rasa syukur kepada Allah swt.

Pernahkan kita melihat seseorang yang tetap tersenyum dengan raut wajah bahagia sekalipun dengan berbagai keterbatasan yang ia miliki sementara jika di bandingkan dengan kita tentu jauh kita lebih beruntung darinya dengan segala kelebihan yang kita miliki namun terkadang justru kita tak seberuntung seseorang tersebut dalam memperoleh kebahagiaan.

Itulah sebab bahwa belajar mensyukuri hidup tidak harus kepada seseorang yang memilki kelebihan di atas kita namun sebaliknya dengan orang orang yang hidup dengan segala katerbatasan namun mereka pandai mensyukuri hidup.

#foto beberapa tahun yang lalu semenjak lulus smk kemudian berkecimpung di dunia pertambangan.

#semangatbekerja
#bersyukur
#desaifillade
#ayo
#nasihatindirisendiri
#berbagi

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Beladiri dan kemenangan

Beladiri dan kemenangan Merujuk pada sabda Nabi Muhammad Saw pada sebuah hadist yaitu Bukhori dan Muslim yang menyebutkan ajarkanlah anak (laki laki) kita berkuda memanah dan berenang. Pastilah mempunyai alasan mengapa tiga hal tersebut diatas di anjurkan untuk anak anak kita dan kita para lelaki khusus nya. Tidak hanya sebagai olahraga yang kita peroleh manfaat nya berupa kebugaran tubuh dan kesehatan, di lain daripada itu adalah dasar kemampuan  kita dalam membela diri dari suatu ancaman yang tidak kita duga. Jadi,,, sudah barang wajib to bagi lelaki memiliki kemampuan dasar membela diri terlebih lelaki adalah calon calon kepala rumah tangga bagi yang belum berumah tangga seperti saya yang sekaligus juga pelindung bagi keluarga tercintanya. Luas daripada lingkup rumah tangga adalah kesiapan kita sebagai seorang muslim yang jugalah wajib menjadi barisan terdepan sewaktu waktu perang terjadi. Loh kan perang Pake teknologi canggih? Iya juga ya... Tapi tunggu dulu, merujuk pada seb...