Langsung ke konten utama

Tentang Senja

Tentang senja.
Hampir tak pernah henti aku bertanya.
Tak pernah henti munafikan diri.
Tentang nya, tak pernah sekali terlepas dari senja.
Senja, mengapa selalu tentang dia?
Tak mengerti, saat aku sebut ini sebuah ironi.
Tapi bahagia di sisi lain hati.
Terjebak dalam ambigu.
Selalu saja begitu.
Andai, mengharap beribu andai.
Di saat aku tau aku berada di lain waktu.
Dan andai bukanlah harapan untuk sebuah masa lalu.
senjamu selalu saja begitu.
Mungkinkah Cahaya Hangat mu yang memeluk tubuhku?
Mungkinkah burung burung yang menari di langitmu?
Mungkinkah ombak ombak kecil yang riang berkejaran menepi?
Namun yang pasti!
Di akhir cahaya yang mulai hitam pekat.
Kesudahan hati yang selalu sesak.
Stop stop stop... Naham kenapa beta jadi nulis begini. Niat awal bukan tulisan ini yang hendak di tulis 
#desaifillade

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Beladiri dan kemenangan

Beladiri dan kemenangan Merujuk pada sabda Nabi Muhammad Saw pada sebuah hadist yaitu Bukhori dan Muslim yang menyebutkan ajarkanlah anak (laki laki) kita berkuda memanah dan berenang. Pastilah mempunyai alasan mengapa tiga hal tersebut diatas di anjurkan untuk anak anak kita dan kita para lelaki khusus nya. Tidak hanya sebagai olahraga yang kita peroleh manfaat nya berupa kebugaran tubuh dan kesehatan, di lain daripada itu adalah dasar kemampuan  kita dalam membela diri dari suatu ancaman yang tidak kita duga. Jadi,,, sudah barang wajib to bagi lelaki memiliki kemampuan dasar membela diri terlebih lelaki adalah calon calon kepala rumah tangga bagi yang belum berumah tangga seperti saya yang sekaligus juga pelindung bagi keluarga tercintanya. Luas daripada lingkup rumah tangga adalah kesiapan kita sebagai seorang muslim yang jugalah wajib menjadi barisan terdepan sewaktu waktu perang terjadi. Loh kan perang Pake teknologi canggih? Iya juga ya... Tapi tunggu dulu, merujuk pada seb...